Bali adalah salah satu provinsi di Indonesia. Dengan luas 5,632,86 km persegi dan mayoritas penduduk yang terlibat dalam pertanian, pemerintah telah mengambil beberapa langkah untuk meningkatkan industri pertanian dan pariwisata.

Pemerintahan awal yang ada di Bali memiliki lebih banyak pengaruh India terhadapnya. Sistem hierarkis menonjol di Bali, di mana dalam menjalankan pemerintahan, raja dibantu oleh dewan penasihat pusat yang disebut Panglapuan, yang kemudian disebut Pakiran. Dewan penasehat mencakup beberapa komandan, senapatis, dan pendeta Buddha.

Bali memiliki delapan kabupaten yang secara kolektif disebut Kabupaten, yang terdiri dari Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, Jembrana, Karangasem, Klungkung, dan Tabanan. Di antara semua kabupaten ini, Badung adalah yang paling terkenal dan sangat padat penduduknya, dengan Despansar sebagai ibukotanya.

Bali memiliki sekitar 76 kabupaten dan setiap kabupaten dipimpin oleh seorang pejabat pemerintah bernama Bupati. Kabupaten dibagi menjadi kecamatan yang disebut Kecamatan. Dan setiap kecamatan dipimpin oleh Camat. Setiap desa memiliki seorang kepala desa yang disebut Perbekel dan desa-desa dibagi lagi untuk membentuk Banjar.

Jumlah kabupaten pada tahun 2000 adalah 88, dan pada akhir tahun 2002, ada sekitar 76 kabupaten. Ada sekitar 51 kecamatan pada tahun 2000, yang meningkat menjadi 53 pada tahun 2002. Desa berjumlah 577 pada tahun 2000, sedangkan pada tahun 2002, mereka meningkat menjadi 598.

Total penduduk Bali pada tahun 2002 adalah 3,216,881. Jumlah laki-laki adalah 1.632.995, terhitung 50,76% dari total penduduk. Lainnya 49,24% adalah perempuan, dan ada 1.583.886.

Pemerintah Provinsi Bali mengambil langkah-langkah besar untuk meningkatkan industri pariwisata, karena merupakan sumber utama pendapatan bagi pemerintah. Pemerintah telah memfokuskan perhatian khusus terhadap masalah upah. Upah minimum provinsi telah meningkat secara drastis (79,19%) dari Rp.190.300 menjadi Rp.341.000 dari tahun 2000 hingga 2002.